
Secara umum kolam renang dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu
kolam renang indoor dan outdoor. Perbedaan kolam renang Indoor atau didalam ruangan dengan kolam yang berada
diluar ruangan (outdoor) adalah dari lokasi dan konstruksinya saja (luar atau didalam ruangan). Dari segi bentuk, filtrasi, tidak berbeda dengan jenis-jenis kolam renang yang lain.
Kesan pertama pada kolam renang indoor adalah “kemewahan”, kemudian keindahan dan
privasi. Uang yang harus di rogoh pun sangat dalam tentunya untuk membangun
jenis kolam renang ini, karena memerlukan peralatan yang khusus dalam konstruksinya.
Keuntungannya selain privasi, juga jenis kolam renang didalam
ruang tidak terlalu terpengaruh dengan perubahan suhu siang atau malam hari serta cuaca buruk,
akan tetapi kolam dalam ruang pun juga memerlukan ventilasi yang cukup untuk
mengontrol atau menyeimbangkan kelembapan yang disebabkan oleh besarnya jumlah
penguapan. Faktor inilah dan peralatannya yang sangat menyita anggaran. Tanpa
adanya system ventilasi yang benar, tingginya tingkat kelembapan dalam ruang
akan menyebabkan banyak masalah termasuk kondensasi
(perubahan uap air atau benda gas menjadi
benda cair pada suhu udara di bawah titik embun) pada permukaan yang dingin
sehingga berkarat atau lapuknya struktur benda atau komponen yang terdapat didalam
ruangan tersebut.
Seringnya menempatkan system drainase dibawah bangunan
menjadikannya sulit dalam perbaikan, pembersihan apabila ada permasalahan
didalam system pengairan (filtration). Tetapi penggunaan system filtrasi modern
cartridge mempunyai kelebiahan dibandingkan dengan filter
jenis lain dalam kolam indoor ini.
Kemudian, untuk mengurangi efek buruk atau akibat yang
ditimbulkan seperti bau klorin (unsur halogen yg dipisahkan menjadi gas yg
bersifat racun dan berbau menyesakkan, dipakai sebagai zat pemutih dan pembunuh
kuman dalam air) didalam ruangan atau lingkungan kolam indoor adalah
meningkatkan penggunaan Ozone atau Ultra violet water disinfection (bentuk
pembersih air UV).
Tiga hal yang paling merusak pada jenis kolam indoor adalah jamur, karat dan pembusukan kayu (lapuk). Inilah penyebab yang ditimbulkan dari penguapan, yang tidak tepatnya sistem ventilasi. Jamur yang dibawa oleh penguapan air atau udara dalam ruangan dapat menyentuh seluruh permukaan ding-ding ruangan, kemudian aktif atau berkembang pada kelembapan diatas 80%. Kemudian lapuk dan karat sering tidak terlihat dan tidak terdeteksi sampai kerusakan pada permukaan terjadi.
Kerusakan struktur permukaan atau komponen yang terdapat didalam ruangan akan terjadi ketika tingkat kelembapan mencapai 62% atau lebih pada jangka waktu yang lama. Untuk membantu mencegah atau mengurangi hal-hal tersebut, sangat dianjurkan untuk melakukan pengecekkan secara berkala kondisi pada seluruh permukaan dalam ruangan.
Ada beberapa indikasi atau tanda-tanda pada ruangan yang mungkin bisa dijadikan dasar untuk dilakukannya penanggulangan, diantaranya :
- Bintik-bintik jamur pada karpet atau lantai yang kering
- Basahnya permukaan dinding
- Jendela yang berembun
- Longgarnya ubin pada lantai
Cover pool atau penutup kolam, bisa menjadi alat pencegah kelembapan yang paling ampuh selain sistem ventilasi yang baik.
Itulah yang mungkin terjadi pada kemewahan kolam renang indoor tanpa peralatan, bahan, desain yang benar pada pengaplikasiannya.
Semoga bermanfaat.
Thanks infonya, sangat menarik. Jangan lupa kunjungi website https://bit.ly/2yq10FV
ReplyDelete